Peran HRD di Perusahaan: 16 Tugas Penting Selain Interview

Peran HRD di perusahaan memiliki posisi strategis dalam memastikan pengelolaan sumber daya manusia berjalan sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. Menurut Kemenaker, pengelolaan SDM harus mencakup aspek rekrutmen, hubungan kerja, pengupahan, perlindungan tenaga kerja, serta pengembangan kompetensi karyawan. Oleh karena itu, peran HRD di perusahaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dalam menjamin kepatuhan hukum sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Ilustrasi peran HRD di perusahaan dengan 16 tugas penting selain proses interview karyawan.
Source : Freepik

Banyak orang masih menganggap tugas HRD di perusahaan hanya berkutat pada proses rekrutmen dan pemutusan kontrak kerja. Padahal, peran HRD jauh lebih luas dan strategis dalam mendukung keberlangsungan bisnis.

HRD berfungsi sebagai penghubung antara kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan. Mulai dari pengembangan karier, kesejahteraan kerja, hingga pembentukan budaya perusahaan, semuanya berada dalam tanggung jawab HRD. Oleh karena itu, divisi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, sehat, dan berkelanjutan.

Tugas HRD di Perusahaan Secara Umum

Menurut Lucidchart, HRD merupakan divisi yang berfokus pada pengelolaan sumber daya manusia, mencakup proses rekrutmen, orientasi, pelatihan, hingga pengakhiran hubungan kerja.

Di praktiknya, tugas HRD di perusahaan mencakup berbagai aspek berikut:

  • Perencanaan dan rekrutmen SDM
  • Onboarding dan orientasi karyawan
  • Administrasi personalia dan database
  • Pengelolaan kompensasi dan benefit
  • Manajemen kinerja karyawan
  • Hubungan industrial dan komunikasi internal
  • Pengembangan karier dan pelatihan
  • Retensi dan exit interview

Untuk memahami perannya secara menyeluruh, berikut pembahasan detail setiap tugas HRD.

1.Peran HRD di Perusahaan Secara Strategis

Peran HRD di perusahaan tidak hanya mengelola administrasi karyawan, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan bisnis melalui pengelolaan SDM yang efektif.

Tanggung jawab utama:

  • Menganalisis kebutuhan tenaga kerja
  • Menyusun job description dan kualifikasi
  • Mempublikasikan lowongan kerja
  • Melakukan screening CV dan wawancara

Baca juga: Tips Membuat Portofolio Digital Marketing yang menarik dan Dilirik HRD


2. Peran HRD di Perusahaan dalam Perencanaan dan Rekrutmen SDM

HRD memiliki peran penting dalam memastikan perusahaan mendapatkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Cakupan onboarding meliputi:

  • Pengenalan budaya dan nilai perusahaan
  • Penjelasan SOP dan tanggung jawab kerja
  • Penyediaan materi orientasi dan pelatihan awal
  • Pendampingan adaptasi dengan tim

3. Peran HRD dalam Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja

Tugas HRD menganalisis jumlah dan kualifikasi SDM yang dibutuhkan perusahaan.

HRD mengelola seluruh data karyawan secara rapi dan aman, baik secara fisik maupun digital. Penggunaan HRIS membantu meningkatkan efisiensi dan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

Tugas administrasi HRD:

  • Mengelola data absensi, cuti, dan kontrak
  • Menyimpan dokumen karyawan secara aman
  • Memastikan kepatuhan regulasi ketenagakerjaan
  • Mengelola database karyawan berbasis sistem

4. Peran HRD di Perusahaan dalam Pengelolaan Gaji dan Benefit

Tugas HRD di perusahaan sangat krusial dalam memastikan sistem pengupahan berjalan adil dan tepat waktu. Jika terdapat Kesalahan dalam payroll dapat berdampak langsung pada kepuasan karyawan.

Ruang lingkup tugas:

  • Menghitung gaji, bonus, dan lembur
  • Mengelola BPJS dan asuransi karyawan
  • Menyediakan fasilitas kesejahteraan
  • Melakukan audit payroll secara berkala

5. Peran HRD di Perusahaan dalam Manajemen Kinerja Karyawan

HRD merancang sistem penilaian kinerja untuk memastikan kontribusi karyawan terukur secara objektif. Sistem ini juga menjadi dasar pengambilan keputusan promosi dan pengembangan karier.

Aktivitas utama:

  • Menyusun KPI
  • Melakukan appraisal berkala
  • Memberikan feedback kinerja
  • Mengaitkan kinerja individu dengan target bisnis

Baca Juga : Kerja Full Time: Apa Iatu, Kelebihan & Kurangnya!

6. Penghubung Komunikasi Manajemen dan Karyawan

HRD berperan sebagai jembatan komunikasi dua arah agar kebijakan perusahaan tersampaikan dengan jelas dan aspirasi karyawan terdengar.

Peran HRD meliputi:

  • Menampung keluhan dan saran karyawan
  • Menyelenggarakan survei kepuasan
  • Mengadakan forum diskusi internal
  • Mensosialisasikan kebijakan perusahaan

7. Hubungan Industrial

Hubungan kerja yang sehat menjadi kunci stabilitas perusahaan. HRD bertugas memastikan relasi antara manajemen dan karyawan berjalan harmonis serta sesuai regulasi.

Tanggung jawabnya:

  • Menangani konflik internal secara adil
  • Memastikan kepatuhan hukum ketenagakerjaan
  • Mengelola PHK dan pesangon sesuai aturan
  • Menyediakan saluran komunikasi resmi

8. Pembaruan Kebijakan Perusahaan

HRD memastikan seluruh kebijakan internal selalu relevan dengan perubahan hukum dan kebutuhan bisnis.

Ruang lingkup:

  • Menyusun dan memperbarui handbook karyawan
  • Mengupdate SOP perusahaan
  • Menjaga kepatuhan hukum dan compliance
  • Mensosialisasikan kebijakan baru

9. Menyiapkan Jadwal Wawancara dan Onboarding

HRD mengatur seluruh alur penerimaan karyawan, mulai dari jadwal wawancara hingga persiapan onboarding agar proses berjalan efisien.


10. Perencanaan Pengembangan Karier Karyawan

HRD menyusun roadmap karier untuk membantu karyawan melihat prospek jangka panjang di perusahaan, sehingga loyalitas dan motivasi meningkat.

11. Pelatihan dan Pengembangan SDM

Program pelatihan dirancang untuk menutup skill gap dan mempersiapkan karyawan menghadapi perubahan industri.

12. Pemeliharaan Dokumen Karyawan

HRD menjaga kerahasiaan dan kelengkapan dokumen penting seperti kontrak, evaluasi kinerja, dan data pribadi.

13. Monitoring Absensi Karyawan

Dengan sistem absensi digital, HRD dapat memantau kehadiran karyawan secara akurat dan terintegrasi dengan payroll.


14. Penanganan Tindakan Disipliner

HRD memastikan proses disipliner dilakukan secara objektif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.

15. Exit Interview

Exit interview membantu perusahaan memahami penyebab turnover dan memperbaiki kebijakan internal.

16. Memastikan Lingkungan Kerja Sesuai Standar

HRD bekerja sama dengan tim internal untuk memastikan lingkungan kerja aman, nyaman, dan sesuai standar K3.

Skill yang Wajib Dimiliki HRD

Baca Juga : Cara Menulis Tujuan Karier Profesional di CV yang Menarik Perhatian HRD untuk Berbagai Posisi

Untuk menjalankan tugas HRD di perusahaan secara optimal, HRD perlu menguasai:

  • Komunikasi dan empati
  • Hukum ketenagakerjaan
  • Multitasking dan organisasi
  • Penguasaan HRIS
  • Strategic thinking
  • Problem solving dan coaching

Ingin belajar digital marketing sekaligus punya portofolio yang siap kerja? Ikuti kelas digital marketing di Rocket Digital Academy. Atau, serahkan strategi digital bisnismu kepada tim profesional di Rocket Digital Agency dan lihat bisnismu melejit

Penulis : Ayu tania putri