
Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa sebuah perusahaan bisa tumbuh pesat? Kuncinya terletak pada peran strategis serta panduan tugas Business Development (BD). Profesi ini bukan sekadar soal menjual produk, melainkan seni membangun relasi jangka panjang, menemukan peluang baru, dan menyusun strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Memahami profesi ini secara mendalam adalah langkah awal bagi kamu yang ingin sukses. Karena perannya yang vital, jenjang karier BD sangat menjanjikan dengan roadmap yang jelas, mulai dari posisi entry-level hingga posisi strategis di jajaran manajemen.
Mengapa Tugas Business Development Sangat Vital bagi Perusahaan?
Secara mendasar, seorang BD berperan sebagai jembatan antara visi perusahaan dan realitas pasar. Mereka tidak hanya mencari klien, tetapi juga menganalisis kompetitor dan merancang kemitraan strategis. Pemahaman yang matang mengenai jobdesk Business Development adalah fondasi utama bagi setiap creative agency untuk terus berinovasi.
Panduan Tugas Business Development Berdasarkan Jenjang Karier
Berikut adalah panduan lengkap jenjang karier yang perlu kamu pahami jika ingin memulai dari nol:
1. Business Development Representative (BDR)/ Junior BD
Ini adalah pintu masuk bagi para fresh graduate untuk memahami ekosistem pasar. Pada level awal, kamu akan mulai menjalankan tugas Business Development dasar.
- Tugas Utama: Riset pasar, mencari prospek (leads), dan mendukung eksekusi strategi kemitraan.
- Skill: Komunikasi dasar dan riset.
- Estimasi Gaji: Rp4.000.000 – Rp6.500.000/bulan.
2. Business Development Associate/Executive
Pada tahap ini, kamu mulai memegang tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga hubungan dengan klien.
- Tugas Utama: Mengelola pipeline klien, presentasi bisnis, dan negosiasi kontrak
- Skill: Storytelling bisnis dan analisis data penjualan.
- Estimasi Gaji: Rp6.500.000 – Rp10.000.000/bulan.
3. Business Development Manager (BDM)
Sebagai manajer, fokus kamu adalah memimpin tim. Dalam menjalankan tugas Business Development di level ini, kamu bertanggung jawab penuh atas pertumbuhan revenue.
- Tugas Utama: Memimpin tim BD junior, menyusun strategi akuisisi, dan bertanggung jawab atas target pendapatan (revenue).
- Skill: Kepemimpinan dan Strategic Thinking.
- Estimasi Gaji: Rp12.000.000 – Rp20.000.000/bulan.
4. Head of Business Development
Ini adalah puncak karier di mana kamu menjadi arsitek pertumbuhan secara keseluruhan.
- Tugas Utama: Menentukan arah strategis perusahaan dan berkolaborasi langsung dengan C-Level.
- Skill: Visionary leadership dan pengelolaan multi-stakeholder.
- Estimasi Gaji: Rp40.000.000 – Rp70.000.000+/bulan.
Cara Mempercepat Karier dan Menguasai Tugas Business Development dari Nol
Untuk naik level dengan cepat, kamu tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman autodidak. Dibutuhkan pembelajaran terstruktur untuk menguasai setiap tugas Business Development secara profesional. Jika kamu ingin menguasai keterampilan praktis dan membangun portofolio yang memikat rekruter, mengikuti pelatihan intensif adalah solusinya.
Baca Juga: Career Path Business Development: Panduan Lengkap dari Entry Level hingga Head of BD
Kesimpulan
Karier dalam dunia pengembangan bisnis menawarkan perjalanan yang dinamis dan penuh peluang. Dengan memahami panduan tugas Business Development di setiap level, kamu bisa memetakan langkah karier kamu dengan lebih presisi.
Baca Juga: Tugas Business Development: Kunci Sukses Perusahaan
Untuk mematangkan persiapan tersebut, kamu bisa memulai perjalanan profesional mu melalui program Business Development di Rocket Digital Academy! Kami menyediakan kurikulum yang dirancang khusus untuk membekali kamu dengan skillset masa depan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Penulis: Astried Herawati Basala