Apa itu Funnel Marketing: Cara Kerja dan Tahapannya untuk Pemula

Grafik apa itu funnel marketing untuk meningkatkan konversi dan loyalitas pelanggan.
source: Freepik

Memahami apa itu Funnel Marketing akan sangat membantu Anda sebagai pemilik bisnis digital. Strategi pemasaran yang dikenal sebagai funnel marketing menggambarkan perjalanan pelanggan mulai dari saat mereka pertama kali mengenal merek hingga saat mereka menjadi pelanggan setia. Di era digital saat ini, kompetisi semakin tinggi dan proses pembelian menjadi lebih sulit daripada sebelumnya. Akibatnya, setiap perusahaan harus memiliki kemampuan untuk mengelola perjalanan pelanggan dengan tepat.

Sebagai spesialis SEO di Rocket Digital Agency, saya percaya bahwa funnel marketing adalah dasar strategi digital yang berhasil dan bukan hanya teori pemasaran. Bisnis dapat lebih mudah menemukan kendala yang menghalangi pelanggan dari proses pembelian dengan memahami tahapan funnel.

Marketing Funnel: Apa Itu?

Funnel Marketing adalah representasi visual dari perjalanan pelanggan mulai dari pertama kali bertemu dengan sebuah bisnis hingga akhirnya melakukan pembelian. Istilah ini berasal dari teori John Dewey tentang bagaimana konsumen membuat keputusan pada tahun 1910.

Konsumen menurun. karena bentuk model ini mengingatkan pada corong. Semakin ke bawah, semakin sedikit kesempatan yang tersedia, tetapi semakin dekat dengan keputusan membeli.

Banyak perusahaan menggunakan model ini untuk mengetahui di mana hambatan pelanggan dan bagaimana memperbaiki rencana mereka.

Mengapa Topik ini Penting Bagi Bisnis?

Memahami setiap tahap perjalanan pelanggan akan membuat strategi pemasaran Anda lebih terarah. Funnel Marketing dapat digunakan oleh perusahaan untuk:

Melihat ketika minat berkurang; Mengoptimalkan konten pemasaran untuk setiap fase; Meningkatkan kinerja kampanye digital, termasuk iklan, email, dan SEO; Meningkatkan tingkat konversi dengan cara yang lebih personal; dan Membangun hubungan jangka panjang dengan klien yang setia.

Metode berbasis data ini membantu bisnis menghadapi persaingan digital yang berkembang pesat.

Baca Juga: Kunci Pemasaran: Rahasia untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Anda

Cara Kerja Funnel Marketing dan Tahapannya

Meskipun ada banyak variasi, model pemasaran gunting biasanya terdiri dari empat tahap utama:

1. Tahap Pengetahuan (TOFU)

Dalam tahap awareness dalam funnel marketing, tujuan utama adalah memberi tahu orang bahwa merek Anda ada. Strategi funnel marketing di bagian atas ini biasanya menggunakan konten edukatif, kampanye media sosial, SEO, dan iklan yang menjangkau audiens yang luas. Semakin besar kesadaran seseorang, semakin mudah untuk mencapai tahap berikutnya dalam alur pemasaran ini.

2. Pertimbangan Tahap Dua (MOFU)

Dalam funnel marketing, tahap pertimbangan berfokus pada bagaimana merek memberikan informasi yang membantu prospek mempertimbangkan produk Anda. Mereka dapat diyakinkan untuk melanjutkan kampanye pemasaran melalui konten seperti review, pengembangan email, webinar, atau perbandingan produk. Potensi konversi meningkat jika Anda memenuhi kebutuhan informasi mereka dengan lebih baik.

3. Tahap Keputusan (BOFU)?

Ini adalah bagian paling akhir dari funnel marketing, di mana prospek hampir siap membeli. Memberikan dorongan terakhir melalui penawaran menarik seperti diskon, pelatihan gratis, atau penawaran terbatas adalah tugas merek. Pada tahap ini, sales funnel harus menunjukkan rasa urgensi dan yakin bahwa keputusan mereka sudah tepat. Konversi dicapai dengan strategi funnel ini.

4. Tahap Retention: Apa Funnel Pemasaran?

Setelah pembelian, penjualan gunting tidak berakhir. Tahap retensi memastikan bahwa pelanggan akan memiliki pengalaman yang memuaskan di masa depan. Komunikasi lanjutan seperti program loyalitas, newsletter, dan dukungan pasca penjualan sangat penting dalam alur pemasaran ini. Karena merek yang sukses mempertahankan pelanggan pada akhirnya akan mengurangi biaya akuisisi dan menghasilkan lebih banyak uang dalam jangka panjang.

Retensi dan Advokasi: Tahap Penting yang Sering Diabaikan

Banyak bisnis terlalu terfokus pada pembelian pertama tetapi tidak mempertimbangkan cara mempertahankan pelanggan setia. Menjaga pelanggan lama mungkin hingga lima kali lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru.

Setelah merasa puas dan percaya, pelanggan dapat memberikan ulasan dan rekomendasi positif. Pada titik ini, pelanggan secara alami menjadi pendukung merek yang membawa perspektif baru.

Bagaimana Mengoptimalkan Funnel Pemasaran

Agar funnel terus memberikan hasil terbaik, perusahaan harus melakukan hal-hal berikut:

Analisis data tentang perilaku pelanggan, bagi audiens sesuai kebutuhan mereka, sesuaikan pesan di setiap tahap, lakukan tes A/B untuk menemukan strategi funnel terbaik, dan secara teratur mengumpulkan umpan balik pelanggan.

Perbaikan ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan bahwa bisnis akan berkembang dalam jangka panjang.

Note: Untuk lebih memahami konsep dasar strategi digital lainnya, Anda dapat menggunakan referensi tambahan dari platform belajar Rocket Digital Academy

Perbedaan antara jalur pemasaran bisnis ke bisnis dan konsumen

Pada model bisnis ke konsumen (B2C), pelanggan biasanya membuat keputusan lebih cepat dan hanya berinteraksi langsung dengan sedikit merek, sementara pada model bisnis ke bisnis (B2B), proses pembelian melibatkan banyak pihak dan membutuhkan lebih banyak komunikasi, sehingga funnel lebih panjang dan kompleks.

Coba Gunakan Funnel Marketing untuk Bisnis Anda!

Anda sekarang mengenal istilah funnel marketing, yang membantu bisnis memahami perjalanan konsumen dari tidak mengenal merek hingga menjadi pelanggan setia. Dengan menerapkan strategi marketing funnel yang tepat di setiap tahap perjalanan, perusahaan dapat meningkatkan konversi, loyalitas, dan pertumbuhan yang lebih stabil.

Jika Anda ingin meningkatkan penjualan dan mengoptimalkan funnel marketing Anda, tim Rocket Digital Agency siap membantu Anda dengan strategi digital marketing yang terarah dan berbasis data.


👉 Ingin belajar digital marketing? Yuk, Kunjungi Rocket Digital Academy di Rocket Digital Academy

Baca Juga: Funnel Marketing : Strategi Ampuh Untuk Tingkatkan Penjualan

Penulis: Banna Rosyid M