Apa Itu Chronotype: Rahasia Produktivitas Para Pekerja 9-5!

img+ "Apa Itu Chronotype: Rahasia Produktivitas Para Pekerja 9-5!"
Sumber: iStock

Apa itu Chronotype? Pernah merasa tiba-tiba lelah atau mengantuk di jam tertentu meski sedang produktif?

Bisa jadi itu karena jam biologis tubuhmu atau yang dikenal sebagai chronotype.

Chronotype adalah pola alami tubuh yang menentukan waktu tidur, bangun, serta kapan kamu merasa paling produktif.

Setiap orang memiliki tipe chronotype yang berbeda dan hal ini berpengaruh besar terhadap produktivitas harian.

Dengan tahu jam tubuhmu, kamu bisa tahu kapan harus memaksimalkan tubuhmu agar produktif!

Yuk, simak sampai akhir!

Baca juga: How To Find Your Chronotype To Improve Your Sleep and Productivity

Apa Itu Chronotype?

Chronotype adalah ritme alami tubuh yang mengatur kapan kamu merasa mengantuk, berenergi, atau fokus sepanjang hari.

Setiap orang memiliki pola waktu produktif yang berbeda-beda, tergantung dari chronotype yang dimiliki.

Chronotype tidak hanya memengaruhi siklus tidur dan bangun, tetapi juga berpengaruh terhadap pola pikir, suasana hati, hingga performa kerja.

Inilah alasan mengapa beberapa orang lebih produktif di pagi hari, sementara yang lain justru merasa fokus saat malam.

Dengan memahami chronotype-mu, kamu bisa mengatur aktivitas harian secara lebih efektif, seperti menentukan waktu terbaik untuk bekerja, berolahraga, atau beristirahat.

Strategi ini dapat membantu meningkatkan produktivitas dan keseimbangan hidup.

Cara Kerja Chronotype dalam Kehidupan Sehari-hari

Chronotype bekerja mengikuti ritme tertentu yang memengaruhi produktivitasmu sepanjang hari.

Menurut buku When: The Scientific Secrets of Perfect Timing karya Daniel H. Pink, setiap orang akan melalui tiga fase produktivitas:

  • Peak: Saat fokus dan performa tinggi (biasanya pagi menjelang siang).
  • Trough: Titik terendah energi setelah makan siang.
  • Rebound: Pemulihan energi di sore atau malam hari.

Contohnya, mungkin kamu pernah merasa tidak fokus di siang hari atau malah semangat bekerja saat malam.

Itulah efek dari chronotype yang bekerja sesuai ritmenya masing-masing.

Apa 4 Jenis Chronotype Itu?

Berikut empat tipe chronotype yang umum ditemui:

1. The Bear Chronotype

Tipe paling umum. Pola tidur mengikuti terbit dan tenggelamnya matahari.

Waktu produktif tertinggi: pagi hingga sebelum siang.

Titik lemah: jam 14.00–16.00.

2. The Wolf Chronotype

Sulit bangun pagi, lebih aktif menjelang siang hingga malam.

Cocok untuk pekerjaan fleksibel atau remote.

Titik produktif: pukul 12.00–20.00.

3. The Lion Chronotype

Mudah bangun pagi, produktif di pagi hari, dan tidur lebih awal.

Cocok untuk pekerjaan dengan ritme teratur sejak pagi.

4. The Dolphin Chronotype

Sulit tidur dan mudah terganggu saat malam.

Namun, punya waktu fokus terbaik antara pukul 10.00–14.00.

Manfaat Mengenali Chronotype

Dengan mengenali chronotype, kamu bisa:

  • Mengatur pola tidur dengan tepat

Terutama jika kamu tipe wolf yang cenderung aktif larut malam.

  • Menyesuaikan pola makan dan olahraga

Produktifitas berdasarkan waktu tubuh paling aktif.

  • Mendukung kesehatan mental

Terutama bagi tipe dolphin atau wolf yang rentan terhadap stres dan gangguan tidur.

Optimalkan Produktivitas Sesuai Chronotype

Menyesuaikan kegiatan harian berdasarkan chronotype membuat produktivitas meningkat secara alami.

Misalnya, jadwalkan pekerjaan berat saat peak-time dan istirahat saat trough-time.

Dengan memahami chronotype, kamu bisa mengatur jadwal harian sesuai ritme tubuhmu, sehingga aktivitas jadi lebih terstruktur dan produktif.

Menyesuaikan waktu kerja dengan waktu paling fokus bukan hanya membuat pekerjaan lebih efisien, tapi juga menjaga keseimbangan fisik dan mental.

Kalau kamu ingin mulai menerapkan pola kerja yang lebih efektif atau bahkan tertarik membangun karier di dunia digital, memahami ritme produktivitas adalah langkah awal yang penting.

Kalau kamu adalah fresh graduate atau sedang berencana switch career ke dunia digital seperti digital marketing, business development, atau web developer

Ingin Beralih Karier ke Dunia Digital?

Maka mengikuti pelatihan atau bootcamp adalah langkah awal yang tepat.

Kamu bisa mulai dengan mengikuti program di Rocket Digital Academy!

Platform belajar online yang dirancang khusus untuk bantu kamu upgrade skill digital secara praktis dan siap kerja.

Materi disusun langsung oleh praktisi industri, jadi kamu bisa belajar hal-hal yang benar-benar dibutuhkan di dunia kerja.

Yuk kunjungi websitenya dan lihat jadwal bootcampnya!

Penulis: Meilanda A.P