Contoh Strategi Digital Marketing: 5 Cara Bikin Bisnismu Laku

Contoh strategi digital marketing yang tepat bisa menjadi kunci penting dalam menjalankan bisnis di era digital. Beberapa pelaku usaha yang sudah promosi ke mana-mana tetapi hasilnya tetap sepi, bisa saja bukan produknya yang salah, tetapi Contoh strategi digital marketing yang tepat bisa jadi kunci penting dalam menjalankan bisnis di era digital. yang belum maksimal.

Di era serba digital ini, persaingan bisnis online semakin ketat. Tetapi kabar baiknya, justru ada banyak cara buat kalian bisa stand out di tengah keramaian persaingan di internet. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas 5 contoh strategi digital marketing yang bisa membantu bisnismu bangkit lagi — bahkan bisa jadi semakin cuan lho! 💸

strategi digital marketing untuk bisnis sepi pembeli

Source : pexels


1. Contoh Strategi Digital Marketing di Media Sosial: Jangan Cuma Posting, Tapi Bangun Cerita

Source : pexels

Banyak para pembisnis berpikir, “yang penting punya akun Instagram atau TikTok dan rajin posting”. Padahal, konten tanpa arah yang jelas, hasilnya ya bakal gitu-gitu aja. Media sosial itu bukan hanya tempat jualan, tetapi bisa juga menjadi tempat membangun brand story kalian.

Strategi digital marketing yang efektif di media sosial berawal dari “konten yang punya tujuan”. Kalian coba deh, bikin konten yang bercerita/storytelling — bukan hanya menunjukkan produk saja, tetapi juga kasih nilai tambah. Contohnya, kalau kalian jual skincare, jangan hanya upload foto produk saja, tetapi bisa juga ceritain tips perawatan kulit, behind the scene, atau bahkan testimoni jujur dari pelanggan/audiens.

Kalian bisa gunakan tone yang sesuai sama target audiens kalian, dan jangan lupa harus ada interaksi aktif. Seperti balas komentar, jawab DM, atau bikin polling kecil biar followers/audiens kalian merasa didengar. Dengan begitu, algoritma pun bakal lebih “sayang” sama akun bisnis kalian. 😉


2. Gunakan Iklan Berbayar: Biar Target Lebih Tepat, Bukan Cuma Luas

Source : pexels

Kalian bisa banget punya konten yang bagus, tetapi kalau tidak ada yang melihat, sayang banget kan? Nah, aku mau kasih info ke kalian di sinilah pentingnya iklan berbayar seperti Meta Ads (Facebook & Instagram Ads), Google Ads, bahkan ada Tiktok Ads.

Banyak orang yang berfikir, pasang iklan itu harus modal besar. Padahal nyatanya enggak juga. Justru dengan strategi digital marketing yang tepat, kalian bisa memulai dari budget kecil sambil tes para audiens. Contohnya, kalian bisa tes target usia, lokasi, atau bahkan minat, lalu lihat mana yang paling efektif.

Yang terpenting bukan seberapa besar budget kalian, tetapi seberapa tepat sasaran iklannya. Pastikan juga kalian bikin CTA (Call to Action) yang kuat dan menarik, seperti “Klik untuk promo spesial hari ini!” atau “Pesan sekarang, stok terbatas!” — kalimat yang sederhana tetapi bisa meningkatkan konversi yang sangat drastis.


3. Kolaborasi dengan Influencer atau Mikro-Kreator: Kekuatan Kepercayaan

kolaborasi dengan influencer strategi digital marketing

Source : pexels

Kalian pernah lihat brand kecil yang tiba-tiba viral karena di-review konten kreator di TikTok? Yup, itu bukan kebetulan — itu bisa di kategorikan sebagai strategi. Kolaborasi dengan influencer, terutama dengan mikro-influencer, masih jadi salah satu contoh digital marketing paling efektif dan mudah untuk dilakukan atau bisa dikatakan ramah untuk pemula yang baru mau melakukan kolaborasi dengan influencer.

Kenapa memilih mikro-influencer? Karena mereka memiliki audiens yang lebih spesifik dan hubungan yang lebih dekat dengan followers-nya. Jadi, ketika mereka merekomendasikan suatu produk dari brand kalian, trust-nya akan jauh lebih tinggi.

Tapi hati-hati, jangan asal memilih influencer. Kalian bisa memastikan mereka relevan dengan value dan target audiens bisnismu. Kalau kalian jual produk eco-friendly, bisa mencari influencer yang juga punya gaya hidup serupa. Jangan cuma melihat dari jumlah followers, tapi lihat juga engagement dan kesesuaian audiensnya. Kolaborasi seperti ini termasuk salah satu contoh strategi digital marketing yang cocok untuk bisnis kecil.


4. Contoh Strategi Digital Marketing Lewat Website & SEO

strategi digital marketing

Source : pexels

Kalau media sosial adalah sebuah etalase, maka website adalah “rumah digital” kalian. Banyak pembisnis yang hanya mengandalkan Instagram dan Tiktok, padahal punya website bisa juga jadi pembeda yang besar. Dengan adanya website, kalian jadi punya tempat yang 100% milikmu — tidak tergantung sama algoritma platform mana pun.

Selain itu, kalian bisa optimasi SEO (Search Engine Optimization) supaya bisnis kalian bisa muncul di hasil pencarian Google. Contohnya, kalau kalian jual kopi lokal, kalian bisa optimasi kata kunci seperti “kopi robusta asli Indonesia” atau “beli kopi online murah.”

Bahkan blog marketing juga bisa membantu banget. Dengan rutin menulis artikel yang relevan dan informatif, kalian bisa menarik traffic organik tanpa harus terus-terusan bayar iklan. Kalian perlu ingat, orang yang datang lewat pencarian biasanya sudah punya niat beli — tinggal kalian arahkan dengan konten yang pas.


5. Email Marketing & Retargeting: Strategi Halus Tapi Efektif

Email marketing

Source : pexels

Kalau kalian pikir email marketing udah kuno ketinggalan zaman, coba deh kalian pikir lagi. Strategi ini masih menjadi salah satu cara yang paling efisien untuk meningkatkan penjualan online. Dengan adanya email marketing, kalian bisa terus menjaga hubungan sama pelanggan, atau bahkan setelah mereka membeli produk.

Kalian bisa kirim newsletter berisi tips, promo eksklusif, atau produk terbaru. Lalu pastikan isi email-nya personal dan tidak hanya jualan terus. Contohnya, “Hai, makasih udah belanja di toko kami! Nih ada voucher spesial buat pembelian berikutnya 😉.”

Selain itu juga, gunakan retargeting ads untuk menjangkau calon pelanggan/audiens yang udah pernah mampir ke website kalian tapi belum beli produk kalian. Terkadang mereka hanya butuh sedikit “dorongan” untuk akhirnya nge-klik tombol checkout.


Strategi Digital Marketing Itu Maraton, Bukan Sprint

Yang perlu di ingat, digital marketing bukan keajaiban instan. Hasil besar bisa datang dari strategi kecil yang konsisten dijalani. Terkadang butuh waktu buat lihat perubahan, tetapi yang penting kamu harus terus belajar dan beradaptasi.

Bisa kalian coba dulu satu atau dua strategi di atas yang paling cocok sama bisnis kalian. Amati hasilnya, analisis datanya, dan jangan takut bereksperimen/mencoba. Karena di dunia digital, siapa yang paling cepat beradaptasi — dialah yang menang.

Dengan menerapkan strategi digital marketing secara konsisten, bisnismu bisa tumbuh lebih cepat dari yang kamu kira. Kalau kamu pengen dapet insight dan tips seputar strategi digital marketing lainnya, pantengin terus blog Rocket Digital Agency, ya! Siapa tahu ide kecil dari sini bisa jadi langkah besar buat bisnismu 🚀

Penulis : Sienna Sharron